Daerah Pringsewu

1 tahun yang lalu

Bela  Pasien Positif Covid-19 dan Dinyatakan Sembuh Pertanyakan Hasil Swab

Eprizal

Kamis, 3 Desember 2020 - 10:49 WIB

Pringsewu ( PL.id ) – Novita Belawan Riana Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pringsewu dan disarankan Isolasi Mandiri di Rumah selama 15 Hari dan sekarang dinyatakan sembuh dan bebas Covid -19.

.
Namun Remaja yang akrab di panggil Bela ini tidak terima dirinya di Ponis Covid-19, dan masih tanda tanya dengan vonis dirinyaa terpapar covid 19 pasalnya dari hasil swab dirinya dan pihak keluarga tidak ada yg tahu hasil swab yang menyatakan dirinya positif covid 19 dan sekeluarga di Kucilkan oleh tetangga dan masyarakat di Pekon tempat Bela dan Keluarga Tinggal Selasa 1/12/2020.
.
Diceritakan Bela  berawal dari kebiasaan nya membersihkan hidung dengan telunjuk jari ,dan saat itu kebetulan Kuku Bela Panjang, sehingga pada saat membersihkan Hidung ada luka di Rongga Hidungnya, dan terjadilah Pembengkakan  mengakibatkan susah bernafas dan tidak adanya Rasa  penciuman, merasa khawatir Bela memeriksakan  ke Bidan yang ada di Desanya.
Setelah di periksa oleh Bidan dan mengatakan kepada Bidan bahwa dirinya tidak bisa merasakan Penciuman dan agak susah bernafas ,Bidan setempat langsung mengatakan Jangan jangan Kamu ada gejala Covid-19.  Setelah diperiksa bidan dan dalam waktu 3 Hari kalau tidak ada Perobahan  terpaksa harus di Sweb di Puskesmas, Namun tidak sampai 3 Hari   ke Esokan Harinya Petugas Puskesmas Ambarawa  menelpon agar Bela harua di Swab, dan jika tidak mau Tes Sweb  Petugas Puskesmas Ambarawa yang datang rame rame ke Rumah Bela untuk menjemput dan mengancam akan bikin geger biar Bela malu dan mau Tes Swab.
.
Bela menuturkan merasa dirinya tidak terpapar Covid-19 dan juga tidak sakit maka Bela akhirnya datang ke Puskesmas  Ambarawa dan karena di ancam oleh Petugas Puskesmas Ambarawa. Sesampainya di Puskesmas Ambarawa  Bela di perlakukan seperti Pasien yang sudah Positif Covid-19.
.
Bela  langsung di Tes Sweb ,tadinya Bela hanya minta di Rapied tes namun Petugas Puskesmas  mengambil tindakan untuk di Tes Swab. Lebih aneh lagi  ketika selesai di Tes Sweb Bela tidak di berikan Obat, hanya di berikan Resep obat saja ,dan obat suruh di tebus di Apotik.
.
Keesokan harinya Bela di nyatakan Positif Covid-19 oleh Petugas Puskesmas  dan di sarankan agar Isolasi Mandiri di Rumah selama 15 Hari.
.
Selama masa isolasi mandiri di Rumah Bela dan keluarganya di Kucilkan oleh tetangga dan masyarakat ,dan tidak ada perhatian atau bantuan dari pemerintah .
Yang lebih parah lagi Petugas Puskesmas ataupun tim Gugus tugas Covid-19 Kecamatan ataupun Kabupaten Pringsewu tidak ada yang mengontrol di masa Isolasi mandiri di Rumah. Bahkan Bela yang sudah di Ponis Covid-19 Obatpun tidak di berikan oleh Tim Gugus Tugas Covid -19 Kecamatan Ambara ataupun Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pringsewu
“Selama Isolasi Mandiri di Rumah tidak pernah di Cek dan diperiksa oleh petugas Puskesmas ataupun Gugus Tugas Kabupaten Pringsewu” ujar Bela.
.
Memasuki Hari ke 10  masa Isolasi Mandiri Bela menelpon petugas Puskesmas dan meminta Obat dengan memaksa dan di antar oleh Petugas Puskesmas dengan cara meletakan di teras Rumah. Petugas Puskesmas datang dengan membawa Satu Botol Obat yakni Vitamin ,namun tidak di minum oleh Pasien (Bela).
.
Tapi Anehnya tanpa minum obat ternyata Bela sembuh dari Covid-19, terbukti ke Esokan harinya Camat Ambarawa datang ke Rumah Bela dengan membawa Satu Lembar surat yang isinya menyatakan bahwa Bela tidak ada tanda tanda dan gejala Covid-19, dan saat ini dinyatakan Sehat ( Sembuh) Covid-19 . Luar Biasa.
.
Sementara Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni  saat di konfirmasi Via Whatsapp tidak memberikan keterangan ,sementara Hp Online namun tidak memberikan jawaban.

Artikel ini telah dibaca 914 kali

Baca Lainnya