Daerah Politik Pringsewu

7 bulan yang lalu

Iflah Haza : Jika Kebijakan Pemerintah Menguntungkan Rakyat PAN Mendukung, Jika Merugikan Ditolak

Eprizal

Sabtu, 19 Juni 2021 - 08:51 WIB

.Pringsewu, Pandawalima.id Rencana Pemerintah  mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap sejumlah kebutuhan masyarakat banyak, termasuk di antaranya sembako dan sekolah, menuai pro dan kontra di masyarakat.
.
Hal tersebut mendapat sorotan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Tanggamus Jum’at 18/6/2021 selesai acara kunjungan Ketum DPP PAN DR (HC) Zulkifli Hasan dan Meneg BUMN RI Erick Thohir ke Kabupaten Pringsewu dalam rangka Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Pringsewu dan Tanggamus di Aula KH Ahmad Dahlan Kampus UMPRI Lampung.
.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tanggamus Iflah Haza mengatakan, jika kebijakan ini merugikan masyarakat, pihaknya tak akan mendukung.
.
“Jadi terkait masalah rencana pemerintah tersebut kita sebagai DPRD kita perlu komunikasi terlebih dahulu, sampai saat ini kita belum ada komunikasi, jadi kami hanya mendengar dari berita, cuma secara langsung kita komunikasi sama pemerintah belum,” kata Iflah.
.
Kalau berbicara fraksi, lanjut dia,  selagi itu berpihak ke masyarakat dan kepentingan dan keuntungkan  masyaraka,  kami pasti mendukung.
.
“Karena kita duduk di DPRD ini sudah barang tentu kita berpihak ke masyarakat dan kebijakan-kebijakan yang berpihak ke masyarakat sudah pasti kita setujui,” tambahnya.
.
Sehingga, lanjut dia, pihaknya masih menunggu instruksi dan arahan dari Ketum PAN terkait sikap yang akan diambil menanggapi wacana PPN sembako dan dana sekolah.
.
“Kalau secara covernya, rencana itu merugikan masyarakat, tapi kita konstitusi di daerah  menunggu hasil kajian secara gamblang dan secara nyata.  Sejauh ini belum ada instruksi dari pusat kita masih menunggu arahan dari Ketua, karena begini di berita itu baru kita dengar kajian ini tidak bisa membutuhkan waktu yang  sebentar .
Maka minimal enam bulan kajian ini bisa keluar, jadi artinya isu ini baru satu bulan ini maka kita tunggu dulu, seperti apa kelanjutannya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 245 kali

Baca Lainnya