Daerah Pringsewu

7 bulan yang lalu

KUA Gadingrejo dan UAP kerjasama  Dalam Layanan Publik Digital

ANGGITHYA

Senin, 28 Juni 2021 - 20:15 WIB

Pringsewu, pandawalima.id – Dalam rangka Pelayanan publik digital di era revolusi industry 4.0, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu yang bekerjasama dengan UAP. Dalam konsep layanan publik digital
.
Saya selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu
H. A. Rifa’i, S.E., M,M Kepada pandawalima.id di ruang kerjanya, Senin, (28/06/2021) sangat mendukung.
Karena digitalisasi Pelayanan publik dan era Revolusi Industri 4.0 saat ini, sebetulnya telah jelas tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 25/2009 yang mengatur pada aspek pelayanan publik harus memilki sistem yang dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat.
.
Ditengah masa pandemi virus Corona (Covid-19) ini menuntut kami di kemenag Pringsewu dan masyarakat banyak melakukan adaptasi di kehidupan sehari-hari, adaptasi ini pun berlaku juga pada penyelenggaraan pelayanan publik, Harapannya.
.
Rifa’i berharap Kebijakan Pemerintah untuk mencegah menyebarnya virus ini telah banyak dikeluarkan, tentunya berdampak pada standar pelayanan publik yang diterapkan oleh penyelenggara layanan. Peningkatan standar pelayanan publik akan menjadi salah satu upaya pencegahan penyebaran virus ini.
.
Pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengurus dokumen di kementerian Agama, dan Kantor Urusan Agama (KUA) telah beradaptasi selama pandemi virus covid-19, yaitu bercitra mendekatkan pelayanan kepada masyarakat lewat digitalisasi.
.
Tidak hanya dokumen saja, akan tetapi juga bagaimana cara untuk melakukan kepengurusannya. pandemi covid-19 memaksa penyelenggara layanan untuk mengubah mindset, bahwa digitalisasi layanan merupakan solusi dalam akselerasi dan penyederhanaan layanan.
.
Jaman dulu kita mengenal model tatap muka, sekarang sudah bertransformasi menjadi tatap maya. Namun karena terbatasnya daya terima masyarakat dalam mengakses pelayanan secara daring menjadi penyebab terhambatnya sistem digitalisasi ini. Diharapkan Keoada Kepala Kantor Urusan Agama serta para Penyuluh menjadi ujung tombak untuk mengedukasi dan membantu masyarakat yang masih gaptek dalam urusan teknologi dan digitalisasi kepengurusan dokumen Pernikahan atau yang lainnya. Sehingga dengan teknologi, transparansi, kecepatan, dan kemudahan yang menjadi kunci pada suatu pelayanan akan terwujud.

Artikel ini telah dibaca 93 kali

Baca Lainnya