Daerah Pringsewu

9 bulan yang lalu

Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Satpol PP 

LAPORAN : EPRIZAL

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:17 WIB

Pringsewu, Pandawalima.id –  Diduga sering dijadikan tempat maksiat,  beberapa indekos di Kabupaten Pringsewu mulai dirazia oleh Sat Pol PP setempat.
.
Hal ini disampaikan oleh  Kasat Pol PP Ibnu Harjiyanto, Kamis (17/2/2021)
.
“Pol PP mulai melakukan razia untuk penegakan Perda Ketertiban Umum nomor 10 tahun 2013, dan juga Perda nomor 2 tahun 2019, yang mempertegas aturan khusus tentang indekos,” ujarnya.
.
Secara tertulis, lanjut Ibnu, di Perda nomor 2 tahun 2019 pasal 8 disebutkan,  pemilik kos dilarang menggabungkan penghuni laki-laki dan perempuan kecuali suami istri yang sah.
.
“Kemudian, dilarang menjadikan rumah kos sebagai tempat kegiatan judi, prostitusi, asusila, dan tindakan lainnya yang melanggar hukum. Dan juga, di pasal 9 tertulis, penghuni rumah kos hanya menerima tamu di tempat ruang tamu khusus,” paparnya.
.
Berdasarkan hasil razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan oleh tim gabungan Sat Pol PP, dan TNI semalam, berhasil mengamankan beberapa pasangan tidak sah, dan juga pekerja seks komersial (PSK)
.
“Semalam kami mulai razia jam 8 malam. Dengan melibatkan personel Sat Pol PP sebanyak  25 orang, dan juga unsur  TNI 3 orang. Dengan menyisiri indekos yang berada di empat kelurahan yakni Kelurahan Pringsewu Barat, Pringsewu Timur, Pringsewu Selatan, dan Pringsewu Utara,” paparnya.
.
Selain itu, nantinya Pol PP juga akan melakukan razia di tempat-tempat penginapan/ hotel yang ada di Pringsewu.
.
“Ya secara bertahap kami juga akan menertibkan tempat penginapan yang diduga jadi praktek esek-esek. Kita tidak akan memandang bulu, baik kost-kostan atau tempat penginapan akan kami tindak,” tegasnya.
.
Lebih lanjut, sesuai perintah bupati, dia akan berkoordinasi dengan para camat, dan kepala pekon/lurah  agar bisa mempertegas keberadaan Perda nomor 2 tahun 2019.
.
“Rencana saya, sesuai perintah bupati tentang penindakan kost-kostan. Saya mau berkoordinasi dengan camat dan lurah, jadi kami road show ke pekon/ kelurahan dengan para RT dan LK , jadi saya bisa jelaskan Perda kost-kostan,  dan juga harapan kami  mereka bisa  memberikan info kejadian di wilayahnya, sehingga Pol PP bisa turun langsung,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 201 kali

Baca Lainnya