Daerah Pemerintahan Pringsewu

2 minggu yang lalu

Pekon Sukorejo mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pekon

Yustam

Rabu, 29 Desember 2021 - 12:52 WIB

Pringsew (PL-id) pemerintah pekon Sukorejo kecamatan pardasuka kabupaten Pringsewu, melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan pekon, narasumber, Budi Santoso  S. Pd. MH. kabit pemerintahan pembangunan keuangan dan aset pekon. Yanuar Hariyanto. Sekretaris inspektorat kabupaten Pringsewu, Bribka Hendro Muzakir S.E Angota polres Pringsewu,
M Kamal Pasha SH, MH. kasubsi pengaduan Kejari Pringsewu. Rabu (22-12-2021)


Hadir dalam kegiatan, Babin kamtibmas, Babinsa pekon Sukorejo.dan peserta pelatihan, RT BHP dan jajaran aparatur sepekon Sukorejo,

Kepala pekon Sukorejo S. Subali S.E  Sebelum membuka acara, mengatakan kegiatan peningkatan kapasitas pekon, ini tentunya sangat di perlukan ” saya berharap kepada seluruh jajaran pemerintah pekon dapat mengikuti dan menyimak materi-materi yang disampaikan oleh narasumber,dan menanyakan hal-hal yang belum di pahami yang pada akhirnya dapat mengaplikasikan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang lebih baik dan terhindar dari segala kesalahan

M, kamal pasha SH, MH. Berharap dalam pelaksanaan kegiatan, dari rencana pelaksanaan dan pelaporan benar benar dilaksanakan sesuai aturan, kejaksan peringsewu terbuka  lebar untuk konsultasi kegiatan, dari perencanaan, kegiatan dan pelaporan harapan nya konsultasi dilaksanakan  secara berjenjang, dari kecamatan, dinas terkait, polres, kalau belum puas, ke kejaksaan Pringsewu, harapan nya dari perencana kegiatan dan pelaporan tidak ada kesalahan.

Kabit pemberdayaan Budi Santoso S. Pd. MH dalam kesempatan tersebut juga mengatakan “untuk tahun 2022 pengaturan dana untuk dana desa yang biasanya di tetapkan oleh bupati untuk tahun 2022 ini di tetapkan melalui menteri keuangan yang sampai saat ini untuk dana desa masih dalam proses sehingga kita masih menunggu namun dengan demikian proses perencanaan pembangunan tetap harus dilaksanakan, sehingga untuk pagu tetap mengacu ke tahan 2021

.Alokasi dana pekon 2021 yang sudah ditetapkan berkurang untuk tahun ini berkurang lagi, sehingga untuk operasional pekon harus menyesuaikan dengan berkurangnya lokasi dana tersebut di harapkan pekon dapat mengali pendapatan asli daerah baik itu melalui usaha Bumdes maupun pengelolaan aset aset pekon yang lain.

Prioritas penggunaan dana desa 2022 diatur dalam peraturan menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi No 7 tahun 2021  tentang penggunaan pembangunan 2022 sesuai dengan permendes Masih tetap menganggarkan untuk BLT kemudian ada progres nasional sesuai kewenangan desa mitigasi bencana alam sesuai kewenangan desa, (*)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya