Pringsewu Video

1 tahun yang lalu

Penjelasan Kabid P2P Dinkes Pringsewu Tidak Sesuai Yang Dialami Pasien Covid-19

Eprizal

Sabtu, 5 Desember 2020 - 19:43 WIB

Pringsewu ( PL.id ) – dr Hadi Muhktarom Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanggapi adanya Berita Pasien Covid-19 Pertanyakan hasil Swab Jum’at 4/12/2020 di Dinkes Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu.

.
Menurut dr Hadi Muhktarom mengenai hasil Swab itu sudah dilaksanakan di Puskesmas dan RSUD Pringsewu.
.
Hasil Swab itu adalah wajib di beritahukan kepada Pasien dan juga keluarga pasien,setelah dilaporkan ke Dinkes Pringsewu dan Dinas Kesehatan Provinsi, kemudian  setelah keluar hasil Swab dari Provinsi baru di laporkan kembali ke Dinkes Kabupaten dan di beritahukan kepada Pasien dan juga keluarga Pasien.
.
Laporan Dokumen  diagnosanya itu sudah ada  di lab  Provinsi  ataupun kabupaten dan wajib di beritahukan dan di laporkan kepada Pasien dan keluarga ,namun bukan untuk di Publikasikan dan itu di rahasiakan baik nama dan alamat pasien.
Untuk Swab tersebut ada dua macam yakni VCR dan TCM.
.
Itu adalah hak dari pasien yang terpapar Positif Covid-19,dan di masa isolasi mendapat vitamin dan perawatan dan pengontrolan dari petugas .itu adalah SOP dari Covid-19 jelas dr Hadi.
.
Berbanding terbalik denga apa yang dikatakan Dr Hadi, kenyataan yang terjadi kepada pasien justru sangat menimbulkan kejanggalan, seperti yang diungkapkan pasien yang dinyatakan covid 19 dan kini telah seheat, selama ia di vonis covid 19, Hasil swab tidak dibrikan kepadanya, tak hanya itu selama menjalai karantina dirumah singgah CoVID 19 Kabupaten Pringsewu ia tidak diperiksa oleh tenaga medis seperti dicek suhu tubuhnya, yang sudah jelas itu tidak sesui dengan buku pedoman penanganan covid 19 revisi ke lima, yang menerangkan bahwa pasien yang terkonfirmasi covid 19, untuk dilakukan pemeriksaan pada saat menjalani karantina baik dirumah singgah maupun karantina mandiri.
.
Selian itu saat kedua pasein tersebut dinyatakan sehat melalui surat yang dikeluarkan oleh pihak terkait  Hal itu tidak didasari dengan pemerikasan ulang terhadap kedua pasien, hanya sebatas dikeluarkanya surat keteragan sehat.
.
Tak hanya itu bahkan keduanya merasa janggal karena tanpa mengkonsumsi vitamin atapun obat, keduanya sehat. Hal itu juga yang medasari keraguan keduanya bahwa merka terpapar COVID 19.
.
Pandawalima.id

Artikel ini telah dibaca 664 kali

Baca Lainnya