Lampung Selatan

8 bulan yang lalu

SD Negeri 2 Natar Menyambut Program Kampus Mengajar

Wagiman

Minggu, 28 Maret 2021 - 08:54 WIB

Lampung Selatan, pandawalima.id – – Sekolah Dasar Negeri 2 Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung selatan menyambut baik program Merdeka Belajar-Kampus atas kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. Mengadakan kegiatan Ta’aruf dan Orientasi  dengan mahasiswa kampus belajar, Sabtu, (27/03/2021).

Hadir dalam acara tersebut Nurhayati wakhidah,M.Pd.I selaku  kepala sekolah SD Negeri 2 Sidosari, dewan guru dan tenaga kependidikan, mahasiswa kampus mengajar, serta dosen pembimbing lapangan, Yanuar Dwi Prasetyo, S.Pd.I., M.A.,Ph.D.

Nurhayati dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas terpilihnya SD Negeri 2 Sidosari sebagai tempat belajar bagi mahasiswa. Sekolah ini baru berdiri tiga tahun yang lalu, memiliki siswa 118 tenaga pendidik 9 orang dan tenaga kependidikan 2 orang , ruang belajar 6, kamar mandi dan wc 4. Pendidik dan tenaga kependidikan semua masih honorer, kecuali kepala sekolah, Ucapnya.

Nurhayati memberikan paparan singkat tentang sekolah yang dipimpinnya. Untuk menyamakan persepsi terkait program kampus mengajar.

Nurhayati berharap pihak kampus dapat memberikan arahan kepada dewan guru agar program kampus mengajar dapat berjalan sesuai yang di rencanakan, Ujarnya.

Yanuar Dwi Prasetyo, selaku dosen pembimbing lapangan melalui video call memberikan sambutan, Program kampus mengajar adalah bagian dari program Kampus Merdeka, mahasiswa dari seluruh program studi dan perguruan tinggi di Indonesia diberikan kesempatan untuk berkontribusi membuat perubahan sambil mengembangkan diri. Tujuan kampus mengajar adalah  pertama untuk menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, kedua membantu pembelajaran dimasa pandemi terutama untuk SD di daerah 3T dan juga SD yang nilai akreditasi C.

Mahasiswa Kampus mengajar dapat diberdayakan disekolah untuk membantu program sekolah baik dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran, asistensi guru kelas, pengembangan metode pembelajaran berbasis android dan kegiatan sekolah lainnya”,Harapannya.

 Dosen Pembimbing mengahiri sambutannya berharap kepada kepala sekolah dan dewan guru untuk dapat membimbing dan memberi arahan kepada mahasiswa kampus mengajar terkait dengan pembelajaran karena mereka sebagian bukan berasal dari prodi Kependidikan, Terangnya.

Pada sesi Ta’aruf mahasiswa diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan program yang telah direncanakan. Rahmayanti Wahdah mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, menyampaikan bahwa “tugas kami mahasiswa kampus mengajar antaralain: membantu mengajar, administrasi, pengembangan tehnologi pembelaran.

Kami memilih SD karena kami bukan dari prodi kependidikan, materi untuk pembelajaran SD kami masih bisa menguasai. Kami ingin membantu meningkatkan kompetensi siwa di bidang literasi dan numerasi, mendampingi membaca, menalar soal, numerasi sederhana; berhitung – penjumlahan- pengurangan. Assesmen awal kami dibekali aplikasi AKSI sekolah  untuk memetakan kompetensi siswa dibidang literasi dan numerasi. Administrasi kami bantu yang sederhana yang bisa kami bantu, tehnologi pembelajaran kami bisa bantu misalnya penggunaan zoom, video pembelajaran, dan aplikasi lain berbasis Android, Ungkapnya.

Budi risnawati,S.Pd., guru kelas dua menyampaikan bahwa pembelajaran dilakukan dengan luring dan daring melalui WhatsApp Penggunaan Zoom meeting belum pernah dilakukan karena hp miliknya tidak bisa diinstal aplikasi zoom, dan hp siswa sebagian besar milik ayah atau ibu serta kakak yang setiap hari dibawa kerja.

Hilda Dewi Anifa, S.Pd.,  guru kelas tiga menyampaikan persoalan yang sama, HP siswa milik orang tua, belum instal zoom atau aplikasi lainnya, dan orangtua terbatas kuotanya. Siswa dan orang tua lebih puas jika pembelajaran dilakukan tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pewarta: Dra.Nurhayati Wahidah, M.Pd.I
Editor: Wagiman, SE

Artikel ini telah dibaca 219 kali

Baca Lainnya